Sun 13/2 (8:48 pm)
Jodoh itu salah satu topik yang menarik buat gua.
Tidakkah elo pengen tau bagaimana cara kerjanya? Apakah ada pola2 tertentu yang dialami oleh setiap pasangan yang pada akhirnya dipersatukan dengan "jodoh" mereka? Apakah mereka memiliki banyak persamaan? Ataukah justru dengan perbedaan yang ada mereka saling melengkapi satu sama lain?
Lalu bagaimana dengan masalah iman? Apakah mereka yang berjodoh itu harus selalu memeluk keyakinan yang sama? Atau bisakah dua manusia yang berkeyakinan berbeda tetap berjodoh?
Apa patokannya? Bagaimana cara mengetahui bahwa orang yang sedang bersama dengan kita itu adalah jodoh kita?
Tuh khan, hanya dari kata jodoh itu bisa timbul beragam macam pertanyaan!
Untuk saat ini, ya saat ini, karena gua ngga tau apakah di hari2 mendatang itu gua akan tetap memegang kesimpulan yang sama, karena mungkin aja khan gua akan menemukan kesimpulan yang menurut gua lebih baik dari apa yang gua pikir udah baik saat ini..
Anywayy.. untuk saat ini salah satu hal yang gua pegang dalam menentukan apakah seseorang itu adalah jodoh kita atau bukan itu adalahh..
How's your relationship with God after you meet that person?
Jadi menurut gua bukan masalah keyakinan yang sama itu sendiri yang menjadi acuan untuk menentukan apakah seseorang itu jodoh kita apa bukan.
Karena banyak juga yang married dengan yang seiman tapi malah menjadi semakin jauuuuh ama Tuhan, yang mana harusnya khan ya karena married ma yang seiman itu maka bisa pergi beribadah bersama2 khan, terus pasangan elo bisa jadi teman diskusi plus buat tempat mempraktekkan ajaran agama :D
Tapi kenyataannya? Banyak juga yang married seiman akhirnya bercerai berai sementara yang beda agama lucunya justru bisa lebih saling menghargai satu sama lain plus akur2 aja dalam menjalani rumah tangga mereka, padahal menurut sebagian orang khan tiap agama itu menyembah kepada Tuhan yang berbeda.
And tadi gua sempet nonton sekilas kesaksian si Zack Lee, suaminya Nafa Urbach.. kalo ngga salah nangkap sih lagi ngomongin soal jodoh juga, huehehehe..
Ada perkataan si Zack Lee yang menurut gua menarik, dia bilang gini, "Memang sih saya bertemu dengan Nafa di diskotik tapi sejak bertemu dengannya, saya merasa hubungan saya dengan Tuhan itu menjadi semakin dekat, karenanya saya yakin dia itu jodoh yang dikirimkan Tuhan untuk saya."
Huehehehe.. kurang lebih githu dhee.. as always gua lupa tepatnya gimanaa :p
Tapii.. gua sukaa bangets apa yang dikatakan si Zack Lee itu!
Karena mungkin sesuai dengan apa yang sebelumnya udah gua simpulkan terlebih dulu, huahahaha.. jadi serasa dapat "konfirmasi" githu, huehehehe..
It doesn't matter where you meet him/her.. it doesn't matter about the background.. it doesn't matter about the outer appearances.. it doesn't matter about the financial stability.. it doesn't matter about the so many other things that might have been one's top consideration in choosing "the one"..
But.. it's more about.. are you becoming a better person after you meet him/her? And apakah dia membuat elo menjadi lebih dekat dengan Tuhan?
Terserah sih kalo mo berpendapat beda, ahahaha.. tapi untuk saat ini, ya untuk saat ini.. gua setuju ama apa yang dikatakan oleh Zack Lee itu :D
Bagaimana denganmu?
Sun 13/2 (9:23 pm)
1 comment:
Thanks for this topic...I also keep wondering about it and maybe I'll find the answer when I find him by myself someday
Post a Comment