Sunday, November 27, 2011

First Thing In Mind

Sun 27/11 (5:54 am)

What's the first thing that comes in your mind when you wake up in the morning?

Kalo gua, hal pertama yang terlintas itu adalah.. telor!!

Wakakakakakak.. kenapa bisa githuu?

Karena gua sekarang ini tiap pagi dibangunkan oleh alarm yang gua pasang di hp setiap jam 4.30 am and pesan di alarmnya itu adalah "telor! telor!", hihihihi..

Maksudnya gimanaa?

Karena gua bangun sepagi itu khan buat ngerebus telor buat nyokap, hahaha.. jadi pas denger alarm, hal pertama yang terlintas itu ya telor, hahahaha..

Kalo kalian gimana? ;)

Sun 27/11 (5:57 am)

What Makes You Happy?

Sun 27/11 (5:32 am)

Tadinya sih mau nanya, "What makes you happy today?", tapi gua kepikirannya kemaren, hahaha.. jadi lebih tepat kalo nanyanya ituu..

What made you happy yesterday?


Let's see..

Kalo in my part.. bertemu kembali dengan teman2 Kampung Fiksi, lalu bertemu untuk pertama kalinya dengan Eka, terus.. nyobain sushi di foodcourt yang mana si Mas-nya lucu karena pake acara menolak order segala, wakakakakakak :p

Ohh.. yang terakhir adalahh.. menemukan banyak baju bagus2 dengan harga yang ngga bikin kantong jadi bolong, wakakakakakakakak.. jadi pengen balik lagi ke sana buat liat2 baju2 lainnyaa.. cuman kalo ngebayangin betapa jauhnya perjalanan yang harus ditempuh, ditambah kemacetannya itu lhoo.. ya kok jadi lumayan males, hahaha :))

Itu beberapa hal yang made me happy yesterday ^o^

How about your list? ;)

Sun 27/11 (5:49 am)

Wednesday, November 16, 2011

Maaf?

Wed 16/11 (10:09 am)

Gua punya 2 kartu kredit and biasanya tagihannya itu datangnya hampir berbarengan dengan tanggal jatuh tempo yang ngga jauh beda, yaitu di kisaran tanggal 17 setiap bulannya.

Sampai bulan ini, tumben2an sampai dengan tanggal 15, gua kok belon nerima 1 tagihan kartu kredit, gua sampe ngecek tempat di mana biasa menyimpan tagihan2 yang datang, kaga ada tuh tagihan atas nama gua.

Akhirnya gua mutusin buat nelpon customer service dari kartu kredit yang bersangkutan, mo nanya total tagihan buat dicocokin ama catatan gua plus nanya tanggal jatuh temponya.

Ternyataaa.. menurut catatan yang terekam di sana juga emang tagihan gua belon diantar boo! Terus khan gua nanya ke customer service-nya, "Jatuh temponya kapan, Pak?"

"Tanggal 17."

"Lho, sekarang udah tanggal 15! Kalau nanti saya telat bayar, akan dikenakan bunga donks? Padahal lembar tagihannya aja saya belon terima!"

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, Bu."

Lhaaa??

Only 'maaf'? Maaf sih maaf.. tapi kalo gua sampai telat bayar, bunga tagihan plus biaya keterlambatan tetap dibebani ke gua apa kagaa?!

Berhubung total tagihannya sesuai dengan catatan pengeluaran gua, akhirnya kemaren malam tuh tagihan gua bayarkan aja dhe.. daripada mengambil resiko kena bunga, plus tarik urat buat ngebatalin biaya bunga andai gua tetap dibebani walau kesalahan ada di pihak pengiriman tagihan.

Jadi? Mulai sekarang yang punya banyak kartu kredit, coba dhe diperhatiin kapan tanggal jatuh tempo masing2 kartu, biasanya sih ngga bakal bergeser jauh tanggalnya tiap bulannyaa.. so, walau tagihannya belum datang, kalau udah dikonfirmasi ke customer service dari bank yang bersangkutan, ngga ada salahnya tagihannya dilunasi ajaa :)

Wed 16/11 (10:16 am)

Tuesday, November 15, 2011

Apa Yang Membedakan?

Tue 15/11 (9:10 am)

Ketika dua orang ditempatkan pada situasi yang sama, kenapa bisa mempunyai reaksi yang berbeda ya?

Kenapa seseorang ketika mengalami masalah itu menyikapinya dengan gloomy sementara yang satunya lagi bisa tetap ceria walau masalah datang silih berganti?

Apa yang membedakan mereka?

Apa yang harus dimiliki supaya ngga kebawa down tiap kali menghadapi masalah?

Btw, kemaren pas ngeliat nih blog baru nyadar kalo bulan ini gua udah 2 kali ngebahas soal 'respon', wakakakakakak.. kaga nyadar boo :p

Tue 15/11 (9:18 am)

Monday, November 14, 2011

How Do You Respond?

Mon 14/11 (8:12 pm)

Banyak yang bilang bahwa sifat asli kita, atau mungkin yang bagi sebagian orang disebut 'karakter', baru muncul ketika kita mengalami kejadian di luar yang kita harapkan, terutama kalau kejadian yang dialami itu adalah sesuatu yang buruk, mengesalkan and intinya, bukan sesuatu yang baik dhe aww, hahahaha..

Dari situ baru dhe nongol segala tanduk2 yang selama ini selalu bersembunyi di balik senyuman manis yang hampir selalu menghiasi wajah seseorang :p

Menarik sih sebenarnya.. karena beneran dhe, tanpa kita sadari, dari cara kita merespon sesuatu itu sebenernya mengungkapkan lebih banyak mengenai diri kita lebih dari yang kita maksudkan.

Karenanya terkadang kalau emang ngga pengen diketahui orang lain mengenai diri kita yang sebenarnya, ada baiknya untuk menutup mulut kita aja dhe, daripada buka mulut and jadi ketahuan dhe jeleknya, wakakakakakak..

And hari ini gua mendapatkan penemuan yang menarik tentang seseorang, yang membuat gua merasa harus 'waspada', hahaha.. karena respon dia ke orang lain bisa jadi juga respon dia ke gua pada saat gua tidak lagi menjadi 'teman'-nya, iya khan? :p

Mon 14/11 (8:29 pm)

Bisakah Merelakan?

Senin 14/11 (2:02 pm)

Untuk setiap perbuatan, pasti akan menemui ganjarannya, itu udah kita ketahui and beberapa kali kita pasti pernah menyaksikannya betapa seseorang menerima 'balasan' atas perbuatannya pada orang lain.

Kadang balasannya itu datangnya lamaaaaaaa.. tapi kadang yang sering juga disebut orang sebagai 'karma' itu datangnya cepaatt lhoo..

Cuman gua lagi mikir nih yaa..

Ambil kasus ginii.. elo merasa amat sangat tersakiti oleh perbuatan seseorang yang mana setelah segala daya upaya, waktu dan materi yang udah elo curahkan untuk orang tersebut, tetap aja dia berpaling dan 'mengkhianati' elo..

Bisakah merelakan kalau ternyata orang itu berbahagia dengan pilihan yang dijalaninya itu, walau kita masih merasakan sakit hati, karena merasa ada yang 'dirampas' olehnya dalam hidup kita?

Huahahaha.. tau kaga sih, terkadang kalo dipikir2 yaa.. jadi orang jahat itu emang jauuuhh lebih gampang dibanding jadi orang baik yaa.. 'jahat' ngga selalu dalam artian melakukan tindakan kriminal yang melanggar hukum lho yaa.. menurut gua elo berpikiran jelek tentang orang lain aja itu udah termasuk kategori 'jahat', ahahaha :p

Kadang ya kalo dipikir2, manusia itu lebih susah memaafkan orang lain padahal yaa.. Tuhan itu Maha Pengampun dan Dia udah mengampuni ktia akan setiap dosa yang kita lakukan.. tapi ya kok kita ngga bisa memaafkan kesalahan yang dilakukan orang lain pada kita?

Pilihan.. setiap dari kita pasti akan mengalami momen di mana kita harus memilih, kadang pilihan yang ada menyangkut hal2 sepele namun terkadang kita dihadapkan pada pilihan yang tidak hanya menyangkut diri kita aja namun juga orang2 di sekitar kita.

Salahkah jika tetap mengedepankan kepentingan kita di atas kepentingan orang lain, karena khan sering dibilang kebahagiaan kita itu harus diperjuangkan oleh kita sendiri, ngga bisa menunggu pemberian dari orang lain.. atau haruskah dalam menetapkan pilihan yang sulit itu kita juga mempertimbangkan kepentingan orang lain?

Terkadang gua pikir asyik juga kalo hidup itu seperti buku serinya Enid Blyton yang "Pilih Sendiri Petualanganmu" di mana kita bisa 'mengintip' hasil akhir dari tiap pilihan yang kita ambil :p

Tapi kalau semuanya udah diketahui sejak awal, maka udah ngga ada 'greget'-nya lagi kali ya dalam menjalani hidup ini?

Huaa.. susah dhe aww..

Senin 14/11 (2:19 pm)

*perasaan hari ini ada yang ultah dhe, tapi siapa yaa?*

Friday, November 11, 2011

Going To The Doctor

Fri 11/11 (7:53 pm)

If you were going to the doctor cause you feel like something's wrong with your body..

Would you rather going there alone so that you're the only who knows the doctor's diagnose?

Or.. you'd rather have someone with you so when the doctor delivers the bad news, you will have someone to share your burden with?

*hmm*

Fri 11/11 (7:54 pm)

-Indah-

Friday, November 4, 2011

Respon

Jumat 4/11 (5:33 pm)

Semakin lama gua semakin menyadari bahwa respon kita terhadap sesuatu itu sedikit banyak mengungkap lebih banyak mengenai diri kita lebih dari yang kita maksudkan, ahahaha..

Gua tadi memposting suatu quote and pas ngecek wall, gua melihat temen gua ada merespon quote yang dimaksud.. at some points gua setuju sih ama pendapatnya dia..

And again gua rasa ini bukan tentang benar ataupun salah, tapi lebih kepada tiap orang itu sah2 aja punya pendapat yang berbeda, iya khan?

Setidaknya menarik lah, walau belon tentu bener, ahahaha..

Jadi, pernah ngga sih memperhatikan respon elo terhadap suatu peristiwa untuk kemudian mengaitkannya dengan diri elo secara pribadi? Tidakkah memang benar respon kita itu mengungkap lebih banyak tentang diri kita? :D

Jumat 4/11 (5:43 pm)